Wednesday, April 23, 2014

1119



Bagai tertelan kabut
ketidakberdayaan asa 
samar-samar terbungkam 
kenyataan

1118


Menikmati senja
sambil bermain
dengan deburan ombak
dan menyentakkan sadarku
bahwa ada petang
yang hilang dari ingatan

1117


Hujan malam ini
begitu deras
hingga ilalangpun rebah
penuh keiklasan
menyerahkan diri
dan akan menjadi
malam yang panjang

1116


Angin malam
berdesir hangat
membelai lembut
melenakan
Kaukah itu
yang menyamar
menjadi angin ?

1115


Saatnya memejamkan mata
seiring rebahnya mentari
di peraduan malam
hingga terbit kembali esok hari
semua akan baik-baik saja

1114


Biarkan mata
saling mengadu kerling
saat kepak sayap
bersinggungan
hingga katapun
menjadi cerita