Thursday, August 22, 2013
1037
menyulam khayal
pada tirai malam
dalam setiap leleh rindu
yang terpelihara
di sudut hati
dari musim ke musim
1036
tetap tegak
meski ditentang bayu
pada jalan berbatu dan mendaki
yang masih harus diselusuri
seraya mencari genggaman
sepasang tangan penentram
saat menyibak rimba
dan mengarungi samudera
1035
Selarik jejak gerimis
menyisakan serpihan-serpihan
warna pelangi
yang hadir kembali
mengingatkan kehangatan
setiap lekuk oleh hasrat
yang tak kunjung padam
1034
Plumoria yang kau tanam
untukku
di sudut rumah
telah tumbuh menghijau
menunggu
hingga bunga semburat merah
jatuh di pangkuan
namun
ntah sampai kapan
harus menunggu
Subscribe to:
Posts (Atom)