Thursday, May 16, 2013
937
Angan riang bersorak
dalam khayal yang membual
dengan bintang-bintang semu
yang betaburan pada kanvas otak nan lelah
dan dalam palung malam
hanya satu yang kuinginkan
tidur dan melupakannya
Selamat malam Tuhan Yang Selalu Terjaga
936
Kupandangi malam dalam tanya
dimanakah sebenarnya
negeri para embun-embun polos
yang tak tahu kebuasan siang
juga misterinya malam
tenggelam dalam renungan dan kebisingan hati
atas segala pertanyaan
tentang sejumput ketakutan
sepercik harapan
dan segenggam keberanian
935
mencoba merabai kehidupan
menelaah segala kejadian
yang sedang dijalani
meski melelahkan
hanya bisa merintih lirih teriris
dalam diam
saat seribu kalimat menyergap
mulut hanya mampu berucap kata maaf
mengunci langit gelap
menutup jendela pandang
dengan kicau angin yang basah
di kedua dinding beku
meski kusam tak berarti
tapi biarlah
jika memang harus berakhir
934
diam ..
diam ..
di kedalaman yang menyesak
melangut
bergejolak dan tetap
diam ..
diam ..
bertahan di kedalaman
933
Akan kututup telingaku
sebab hanya keheningan
yang ingin kudengar
agar otak tak berhenti berlogika
dan hati berkelahi riuh rendah
begitu bisingnya
932
Angin ..
aku ingin sekali terbang
bisakah bawa aku sekarang ?
aku ingin terbang dengan ringan
tapi mengapa hanya melayang-layang
di kehampaan
kau tak mau meniupku ?
Subscribe to:
Posts (Atom)