Thursday, September 6, 2012

423

bukankah senja adalah
waktu yang tidak memihak
sebab
kita bisa berbicara padanya
dan
langitpun akan merekamnya

422

malam perlahan-lahan
mengusir senja
dan
menjadikannya kelam
kitapun hanya terdiam
menyaksikannya

421

seandainya
rasa terbuat dari embun pagi
pastilah
lembut tenang membasahi jiwa

420

sesungguhnya
keajaiban dimulai
sejak dini
saat kedua kelopak mata kita
mengerjap
karena cahaya
di pagi hari

419

mungkinkah
sebuah doa
mampu menjadi jembatan
dan
memperpendek jarak

418

menyelaraskan
ternyata butuh
lebih dari kesabaran
lebih dari sekedar kasih
tidak cukup hanya dengan
sebentuk sayang

417

dalam gelap malam
pikiran menerawang
menjelajah angkasa
menikmati indahnya rembulan
serta gemerlapnya bintang

416

ada saat-saat
menjadi liar
muncul sebagai mimpi indah
nikmati beberapa jenak
sebagai penghiburan
agar tidak terjebak
hilang asa

415

senja
telah merambati jiwa
membirukan perasaan
mengheningkan hidup
mematikan rasa

414

menerobos khayal
dengan pandangan
yang tak pernah
 terusik bisik
yang mencekik

413

mengapa ragui
bisik hati
sendiri ?

412

apakah kita
cukup saling hening
menuju perapian kita
masing-masing ?

411

satu pertanyaan
tanpa jawaban
datang dari sekejap
lalu berlalu
selamanya

410

jangan halangi
rinai hujan
dengan payungmu
karena
kan terdengar
nada indah
di sana

409

akan kuanyam
gelombang-gelombang
menjadi hamparan
tidurku

408

bahwa
segalanya tak ada
yang berubah ..
hanya
setumpuk perkiraan saja
yang salah ..

407

hujan berderaian
bintang berpendaran
pelangi dikibas
ke kiri dan ke kanan